1.
Jelaskan mengenai psikoterapi ?
·
Psikoterapi berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan therapy
adalah merawat, mengobati, menyembuhkan jadi psikoterapi adalah perawatan
terhadap aspek kejiwaan
2.
Jelaskan berserta contohnya tujuan dari
psikoterapi ?
·
Perawatan
akut (intervensi krisis dan stabilisasi) ex: seorang yang mengalami
gangguan mental/ retardasi mental akan mendapatkan perawatan dan pelatihan agar
ia dapat mandiri.
·
Rehabilitasi
(memperbaiki gangguan perilaku berat) ex: seorang pemuda yang mengalami skizofrein
di rehabilitasi di rumah sakit jiwa yogyakarta
·
Pemeliharaan
(pencegahan keadaan memburuk dijangka panjang) ex: pemerintah Jakarta melakukan
pemeliharaan pohon mangrove di pantai utara jakarta untuk mencegah terjadinya
abrasi
·
Restrukturisasi
(meningkatkan perubahan yang terus menerus kepada pasien) ex: seorang
disability yang telah melakukan perawatan di rumah sakit akan terus di awasi
oleh suster dan dilihat serta dicatat perkembangannya
3.
Jelaskan perbedaan psikoterapi dengan konseling?
·
Perbedaanya ada pada pendekatan dalam pemberian
bantuan, intensitas masalah dan cara penanganan.
·
Psikoterapi :
Ø Pemberian pemahaman secara rekonstruksi
Ø Intensitas
masalah :
-Problem berat: konflik yang
serius, gangguan perasaan.
-Individu kurang normal.
-Konflik interpersonal yang
mendalam.
-Orang mengalami tekanan
emosional kronis
Ø Cara
penanganan :
-Berorientasi pada terapi,
menggunakan teknik yang spesifik dengan psikoanalisis/ behavioristik dan pena-nganan medis.
- Psikiater
·
Konseling :
Ø
Pendekatan pemberian bantuan :
-Pemberian dorongan
(supportive)
-Pemberian pemahaman secara
reedukatif
Ø
Intensitas masalah :
-Problem ringan:
ketidakmatangan, ketidaksatabilan emosioanl dll.
-Individu normal.
-Peran dalam kehidupan.
-Kecemasan normal dan krisis
situasional dalam sehari-hari
Ø
Cara penanganan :
-Lebih berorientasi pada
klien, mementingkan hubungan dengan pende-katan humanistik.
- Psikolog
4.
Jelaskan beserta contohnya bentuk dari terapi ?
·
Supportive Therapy
Terapi yang bertujuan untuk
memperkuat benteng pertahanan diri, memperluas mekanisme pengarahan dan
pengendalian emosi kepribadian serta mengembalikan pada penyesuaian diri yang
seimbang.
ex: bimbingan, katarsis
emosional, hipnosis, manipulasi lingkungan, terapi kelompok, dll.
·
Reeducative Therapy:
Terapi yang bertujuan untuk
mewujudkan penyesuaian kembali, perubahan atau modifikasi sasaran atau tujuan
hidup dan menghidupkan potensi kreatif.
ex: Terapi perilaku, terapi
kelompok, terapi keluarga, psikodrama, dll.
·
Reconstructive Therapy:
Terapi yang bertujuan untuk
menimbulkan pemahaman terhadap konflik-konflik yang tidak disadari agar terjadi
perubahan struktur karakter dan mengembangkan potensi penyesuaian yang baru.
ex: Psikoanalisis klasik dan
Neo-Freudian, psikoterapi berorientasi psikoanalitik atau dinamik.